Tampilkan postingan dengan label asteroid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asteroid. Tampilkan semua postingan


Isu yang belakangan ini memang selalu membuat kita bergidik, rasanya kehidupan di bumi ini sudah semakin singkat, faktor yang menyebabkannya adalah dari perkiraan tekhnologi modern yang sudah sangat akurat ditambah dengan perkiraan manusia yang katanya bisa memprediksi kapan terjadinya hari yang mengenaskan tersebut.
Walaupun sebegitu akuratnya data yang diterima baik itu di buktikan dengan perangkat modern atau kepercayaan sekelompok orang, satu hal yang saya katakan disini adalah data yang terakurat ada pada sang pencipta yang tahu kapan dan waktunya DIA berbuat sesuatu.
Salah satu yang memberikan data yang akurat tersebut adalah suku Maya yang disebut mempunyai ilmu Falak dan Sistem Penanggalan Yang Akurat dan disebutkan bahwa akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga menimbulkan terhentinya semua aktivitas di bumi. Seperti yang di beritakan bahwa akan ada badai yang disebut Badai Antariksa dan berbagai dampaknya kepada bumi.
Akibat dari Gelombang Galaksi tersebut adalah :
Pertama : Terjadi ledakan di permukaan atmosfer Matahari yang menimbulkan badai Antariksa
Kedua : Miliaran ton gas superpanas berisi partikel dilontarkan ke luar angkasa
Ketiga : Sebaran partikel ini dapat menyebabkan gangguan navigasi/magnet pada bumi
Keempat : Gangguan pada sistem Satelit, Sistem Pembangkit Listrik dan gangguan pada Frekuensi Radio.
Saat ini, setelah berita ini di munculkan, para ahli dibidang sains, kedirgantaraan, penerbangan maupun  ahli antariksa, membuat suatu antisipasi dengan cara membangun sistem pemantau cuaca, yakni pantauan meliputi lapisan ionosfer, geomagnetik dan gelombang radio.
Namun apapun yang terjadi pada masa yang akan datang, niscaya Maha Pencipta sudah terlebih dahulu memberikan peringatan dan himbauan kepada manusia dan masih sangat segar bila di ingat tahun 2000 lalu dimana dikabarkan bahwa sistem komputer dan lainnya akan kembali ke angka Nol jika masuk ke tahun 2000 tersebut, buktinya pada masa itu tidak terjadi sesuatu yang berarti.Semuanya yang terjadi pada masa ini dan pada masa yang akan datang adalah sesuatu rencana namun jikalau sang Pencipta belum mau melakukannya, pasti akan tidak terjadi sesuatu.

Sumber: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/websites/1852621-badai-antariksa-tahun-2012-vs/#ixzz2KqR5Uwpu


Menurut Kepala Program Pelacakan Asteroid NASA Don Yeomans, objek berukuran seperti itu baru akan mendekati Bumi setiap 40 tahun sekali.

asteroid,benda langitIIustrasi asteroid. (Thinkstockphoto)
Dengan hanya berselisih jarak 27.680 kilometer, asteroid 2012 DA14 akan melesat melewati Bumi pada Jumat (15/2) atau Sabtu (16/2) dini hari WIB. Asteroid berukuran 45 meter itu merupakan objek yang paling mendekati Bumi, lebih dekat dari pada satelit komunikasi buatan manusia yang berada di orbit geosynchronous.
Sudah dipastikan tidak akan ada dampak apa pun pada Bumi. Meski demikian, melesatnya astreoid sedekat itu dengan Bumi mencatatkan rekor tersendiri. Menurut Kepala Program Pelacakan Asteroid NASA Don Yeomans, objek berukuran seperti itu baru akan mendekati Bumi lagi setiap 40 tahun sekali. Dan hanya sekali menabrak Bumi setiap 1.200 tahun sekali.
"Asteroid ini sepertinya melewati posisi tepat antara satelit GPS (Global Positioning System), cuaca, dan komunikasi," ujar Yeomans, Kamis (7/2).
Indonesia tempat terbaik
Deputi Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menyatakan, asteroid ini bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Tapi tidak bisa dengan mata telanjang, harus dengan teleskop.
"Wilayah terbaik untuk melihat asteroid tersebut memang di Indonesia karena asteroid itu melintas dari langit sebelah selatan," ujar Thomas, Jumat (8/2).
Asteroid itu, kata Thomas, akan terlihat dan memantulkan cahaya matahari pada Sabtu dini hari 16 Februari 2013 sekitar pukul 02.26 WIB. Indonesia mempunyai jarak terdekat untuk melihat asteroid tersebut. Titik terdekat dengan bumi itu hanya berjarak sekitar 21.000 kilometer, di wilayah orbit satelit-satelit GPS.
Astreoid 2012 DA14 itu akan tampak seperti bintang redup yang melintas nisbi cepat dari arah langit Barat Daya menuju Timur Laut.
(Zika Zakiya. Sumber: Space.com, Kompas.com. )
sumber : http://nationalgeographic.co.id/berita/2013/02/asteroid-2012-da14-peristiwa-40-tahun-sekali